19 Juni 2024

SmokersWorld


Lima puluh orang tewas dan puluhan lainnya hilang setelah hujan lebat dan banjir di provinsi Ghor Afghanistan pada hari Jumat. Menurut Kementerian Pengungsi Afghanistan. Kementerian mengatakan dalam sebuah posting di X pada hari Sabtu bahwa 2.000 rumah telah hancur. total dan hingga 4.000 rumah hancur sebagian akibat banjir baru-baru ini. “Ratusan hektar lahan pertanian, ratusan jembatan, gorong-gorong, bendungan, ratusan ribu pohon produktif dan non-produktif musnah, ribuan ternak musnah,” tambah kementerian. “Dengan berat hati, kami berduka atas kehilangan sesama warga Afghanistan yang secara tragis kehilangan nyawa mereka dalam banjir baru-baru ini di provinsi Ghor,” tulis juru bicara pemerintah Zabihullah Mojahid dalam sebuah postingan di X.

Ratusan orang telah tewas akibat banjir bandang di Afghanistan selama beberapa minggu terakhir, menurut PBB. Daerah-daerah di Afghanistan utara telah dilanda banjir besar, termasuk provinsi Ghor, Badakhshan, Baghlan, dan Herat. Taliban yang berkuasa mengakui “jumlah korban jiwa yang menyedihkan” yang disebabkan oleh banjir dalam sebuah pernyataan yang diposting Sabtu lalu di X oleh juru bicara Zabihullah Mujahid. Banjir bandang menambah serangkaian bencana alam yang baru-baru ini dialami wilayah tersebut. Pada bulan April, curah hujan yang tidak sesuai musim dan banjir menewaskan lebih dari 100 orang di Afghanistan dan Pakistan, menurut pihak berwenang. Lebih dari 600 hewan juga mati. Banjir bandang juga menyapu puluhan orang di Afghanistan pada bulan Juli, kurang dari tiga bulan sebelum ribuan orang tewas akibat gempa bumi berkekuatan 6,3 skala Richter yang melanda bagian barat negara itu.

Info Kosan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *