19 Juni 2024

Simbol Toleransi Beragama, Masjid Agung Istiqlal Inspiratif Jakarta

Pertama kali dibuka untuk umum oleh Presiden pertama Indonesia, Soekarno, pada tanggal 22 Februari 1978, Masjid Agung Istiqlal Jakarta merupakan masjid terbesar di Asia Tenggara baik dari segi struktur maupun kapasitasnya, karena dapat menampung jamaah hingga 120.000 orang. Sebagian besar perayaan Islam di Indonesia seperti salat Ied juga disiarkan dari masjid ini.

Masjid agung Istiqlal
Masjid Istiqlal

Masjid ini terletak di Jalan Taman Wijaya Kusuma Jakarta Pusat, di sudut timur laut Lapangan Merdeka. Berdiri hampir tepat di seberang Gereja Katolik tua di sudut Jalan Lapangan Banteng. Bangunan-bangunan penting ini mewakili penerimaan negara terhadap keberagaman agama.

Sejarah Masjid

Masjid Istiqlal dirancang pada tahun 1954 oleh Frederich Silaban, seorang arsitek Kristen asal Sumatera Utara. Untuk membangun masjid tersebut, dibutuhkan waktu 17 tahun. Dibangun pada masa pemerintahan Sukarno, pembangunannya diawasi langsung oleh presiden sendiri.

Ide perlunya masjid nasional diilhami oleh pemimpin Islam KH Wahid Hasyim dan dilaksanakan oleh Cokro Aminoto, yang saat itu menjabat sebagai Menteri Agama. Kata Istiqlal berasal dari bahasa Arab yang artinya “Kemerdekaan”. Nama tersebut merupakan pengingat perjuangan Indonesia dalam meraih kemerdekaan nasional dan Istiqlal dibangun untuk mengenangnya.

Sebuah Desain Arsitektur yang Mengagumkan

Sebagai salah satu bangunan luar biasa yang mempercantik pemandangan kota Jakarta Pusat, Masjid Istiqlal menginspirasi dengan kemegahan dan desainnya yang kontemporer. Bangunan masjid ini luasnya sekitar sembilan hektar (22 hektar) dan memiliki total lima tingkat. Sebagian besar bangunannya dilapisi marmer dari Jawa Timur.

Masjid ini memiliki ruang salat berukuran besar berbentuk persegi panjang dengan kubah berdiameter 45 meter yang ditopang 12 tiang berbentuk bulat, serta memiliki balkon 4 tingkat. Interiornya sebagian besar sederhana namun mewakili kemewahan masjid itu sendiri. Tidak heran sebagian besar jama’ah Siapa pun yang datang untuk salat di sana akan meluangkan waktunya untuk berfoto di dalam dan di luar masjid sebagai cara untuk mengapresiasi keindahan bangunan itu sendiri.

Ruang salat utama masjid juga akan membuat Anda terkesima dengan keindahannya. Terdapat pula balkon empat tingkat yang mengelilingi aula mushola utama masjid Isitiqlal. Saat mencari mihrab, ceruk yang menandai titik terdekat masjid dengan Mekkah. Ada pula beberapa kaligrafi Arab yang mengeja nama Allah dan Muhammad yang menyempurnakan keindahan ruang salat utama.

Dari aula utama terdapat serangkaian arcade yang menghubungkan ke halaman terbuka. Lihatlah menara yang menjulang tinggi, yang mengumandangkan adzan setiap hari. Terletak di luar sudut selatan halaman terdapat air mancur dan kolam. Air mancur mengeluarkan air selama upacara dan hari raya penting Islam.

Kunjungan Pemimpin Dunia

Dalam kunjungan singkatnya selama 18 jam ke Indonesia pada tanggal 9 dan 10 November 2010, Presiden AS Obama dan Ibu Negara Michelle Obama melakukan kunjungan khusus ke Masjid Istiqlal. Catatan tambahan yang didengar Presiden dari pimpinan masjid, dan disampaikan kepada pers, adalah bahwa pada misa Natal, tempat parkir masjid digunakan oleh jemaah Katedral di seberang jalan. Begitu pula sebaliknya saat salat Ied. Belakangan, Presiden Obama memuji Masjid Istiqlal sebagai simbol toleransi beragama yang menjadi ciri khas Indonesia dan masyarakat Indonesia, menginspirasi dunia. Meskipun non-Muslim tidak diperbolehkan memasuki ruang salat utama, setiap orang dapat mengunjungi lorong atas dan teras yang mengesankan.

Sampai di sana

Masjid Agung Istiqlal Jakarta mudah dijangkau karena dekat dengan Stasiun Kereta Api Gambir. Untuk menuju ke sini dari bandara internasional Sukarno-Hatta, Anda bisa menggunakan angkutan umum seperti Metromini atau bus Transjakarta jurusan Gambir. Dari Gambir Anda bisa menggunakan ojek yang biasa disebut ojek, atau jika mau, Anda bisa berjalan kaki menuju masjid ini.

Untuk memasuki masjid ini, ada tujuh pintu masuk yang bisa Anda lalui. Setiap pintu masuk melambangkan salah satu dari Tujuh Surga Islam. Sebelum memasuki gedung, jamaah atau jamaah perlu melepas sepatunya.

Masjid ini buka setiap hari dan tidak dikenakan biaya masuk untuk masuk. Tersedia pemandu untuk mengajak pengunjung non-Muslim berkeliling masjid.

Info Kosan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *